Panjang Angan

Banyak orang tertipu. Orang yang selalu membandingkan usahanya yang sedikit dengan usaha orang-orang malas. Orang yang selalu membandingkan ilmunya yang sedikit dengan orang-orang yang fakir ilmu. Lalu dia merasa paling unggul diantara mereka, padahal sejatinya dia fakir dan butuh perbaikan diri. Inilah orang yang tertipu.

Bersungguh-sungguh dalam bekerja jauh lebih baik daripada bersandar pada angan-angan.

Orang yang panjang angan-angannya tak akan bekerja dan berusaha dengan baik. Ada dua perkara yang paling dikhawatirkan Rasulullah, yaitu mengikuti hawa nafsu dan thulul amal (banyak angan-angan). Hawa nafsu dapat mengarahkan seorang Muslim jauh dari kebenaran. Sementara panjang angan-angan mengakibatkan lalai akan kehidupan akhirat.

Orang berakal besar berpegangan pada amalnya, sedangkan orang berakal kecil berpegang pada angan-angannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 aris forgen